Selasa, 27 September 2011

Awas! Keseringan 'Mengeretek' Leher Bisa Memicu Stroke

Menghentakkan leher hingga berbunyi 'keretek' memang ampuh mengatasi rasa kaku dan pegal-pegal, terutama saat bangun tidur atau duduk terlalu lama di depan komputer. Namun jika berlebihan, cara ini justru akan meningkatkan risiko stroke.

Bunyi 'keretek' mirip tulang patah sebenarnya terjadi akibat adanya pelepasan gas di dalam membran synovial yang menyelubungi persendian. Gas tersebut keluar dari membran akibat adanya tekanan yang kuat saat leher atau pinggang diputar dengan gerakan menghentak.

Lepasnya gas-gas tersebut tidak berbahaya, bahkan bisa membantu meredakan rasa kaku dan pegal-pegal di persendian. Rasa pegal bisa berkurang untuk sesaat, meski biasanya akan kembali lagi ketika membran synovial mulai terisi kembali oleh udara.

Karena efeknya hanya bertahan sesaat, maka sebenarnya 'mengeretek' persendian tidak pernah dianjurkan oleh para ahli. Jika tidak ingin merasakan pegal-pegal, pilihan paling tepat adalah dengan lebih sering bergerak atau melakukan aktivitas fisik.

Kalaupun terpaksa harus melakukannya karena mungkin sudah ketagihan, maka gerakan yang dilakukan tidak boleh terlalu kuat dan menghentak. Lakukan gerakan sewajarnya, jangan dipaksakan terlalu memutar atau menekuk sehingga memberi beban ekstra karena bisa memicu arthritis atau radang sendi.

Beberapa risiko yang mungkin terjadi jika sendi 'dikeretek' terlalu kuat atau terlalu sering antara lain sebagai berikut:

1. Tendon atau tempat melekatnya otot pada tulang jadi longgar karena terlalu sering ditarik
2. Sendi kehilangan elastisitas atau kelenturan gerak
3. Otot terasa nyeri akibat hentakan yang terlalu kuat
4. Saraf bisa mengalami kerusakan sehingga otot mudah kesemutan.

Selain itu, perhatian khusus juga perlu diberikan bagi yang senang 'mengeretek' persendian khususnya di leher. Pakar kebugaran dari New York, Henry S Lodge, MD mengatakan kebiasaan 'mengeretek' leher lebih berbahaya daripada bagian lain karena bisa meningkatkan risiko stroke.

"Pada beberapa perempuan, mengeretek leher dilaporkan bisa meningkatkan risiko stroke. Diduga karena hal ini memicu kerusakan arteri atau pembuluh nadi," ungkap Lodge seperti dikutip dari MSN Health, Senin (7/3/2011).

Senin, 19 September 2011

Thanks

This writing is dedicate to my pals all at once someone who most precious memory at the past Hi Far....i know u must be still angry with me... but i did it coz a reason... 4 made the situation comfortable n peace especially 4 me...sorry... Sejujurnya setelah kejadian itu gw merasa bener2 nyaman n damai without knows ur life...dan ditambah skrg sepertinya gw semakin merasa bahwa tindakan gw itu ternyata ada benernya jg, krn bisa membuat hati gw ikhlas dan mata hati gw terbuka utk menyadari bahwa kita ditakdirkan utk membuat jalan kehidupan masing2 karena semua itu memang sudah rencana Tuhan untuk kita jalani skrg, gw bener2 dah ikhlas untuk semuanya... gw bener2 bersyukur untuk kehidupan kita masing2 karena memang itu semua takdir yang harus kita terima, sebelumnya memang gw ga prnh bisa menerima itu semua...merasa gw makhluk paling malang sedunia..tapi ternyata Tuhan punya rencana lain dibalik itu semua... Thx God 4 everything u given to me n thanks to you Far...karena telah menjadi bagian masa lalu gw yg paling indah karena dirimu sudah membuat aku menjadi kuat n tegar menjalani semuanya hingga sekarang aku bisa seperti ini, ini adalah karena dirimu jg...sekali lg gw ucapkan terima kasih karena tanpa dirimu diriku tidak akan bisa seperti skrg ini.

Minggu, 18 September 2011

Kenapa?

Kenapa harus bersyukur? Karena rasanya seperti mengucapkan terima kasih dan ada kenikmatan yang terindah. Seakan hidup sangat menyenangkan. Lalu, kenapa kau harus melakukan dosa? Hmm, sama, niknmat. Dosa seperti kepuasan dalam hati. Pertanyaannya sekarang, tahukah kamu bahwa dosamu telah menyakiti hatiNya? Kenapa kamu terus menyakitiNya padahal kamu sendiri tidak ingin disakiti? Kenapa kamu harus membenci hidupmu padahal kamu tahu bahwa hidupmu sudah diciptakanNya, dibentukNya dan dibuatNya indah? Kenapa kamu harus menghindariNya padahal kamu tahu hanya Dia yang bisa menolongmu? Hidupmu indah. Kenapa harus kau biarkan dan sia-siakan? Terlalu sayang. Sekarang, lihatlah kembali hidupmu. Aku beritahu alasan Kenapa KAU HARUS MENCINTAI HIDUPMU? Karena hidupmu menyenangkan. Karena hidupmu sangat indah untuk dinikmati. Karena hidupmu adalah senyuman buatNya. Karena Dia MENCINTAI dirimu meski kau memilih dosa. Karena Dia tidak pernah meninggalkanmu sendirian meski kau melupakannya. Karena Dia tahu apa yang terbaik untuk hidupmu. Karena Dia telah memberikan kenikmatan hidup untuk kamu lalui bukan untuk kamu takuti atau khawatirkan. So simple.. :) Catatan SIhijau

Selasa, 06 September 2011

Anugerah Terindah

Hari ini aku baru menyadari betapa Eggkau sangat menyayangiku ya Allah...
Tidak terasa sudah setahun yang lalu, tepatnya di akhir Juli yg kelabu, Engkau sudah memaksaku untuk memilih tetap 'tinggal' walaupun dgn berjuta rasa sesak yg harus kuhadapi karena kecewa dgn hasil akhir 'itu' yang sampai sekarang aku belum cek kebenarannya, mudah2 an saat ini sudah kembali normal seperti sedia kala seperti selalu yang aku rasakan...

Hari ini baru kusadari betapa diriku sudah mendapatkan berkah dan karuniaMu lg ya Allah, sejak 6 thn yg lalu saat kau memberikanku pekerjaan ini, padahal aku selalu berpikir kapan lagi aku mendapatkan 'anugerah terindah darimu lg' dan akhirnya tepat setahun yg lalu ternyata Engkau telah memberiku satu lagi Anugerah Terindah, Engkau telah merencanakan jalanku, sungguh diriku hambamu yg penuh dosa dan khilaf, yang hanya bisa menangis, mengeluh dan meminta padaMu...

Apakah diriku masih boleh memohon dan meminta padaMu ya Allah..
Jikalau boleh ada satu lg permintaanku padaMU...pastinya Engkau sudah mengetahuinya
yang pasti tunjukanlah selalu hamba jalan lurus yang Kau ridhoi dan Kau berkahi, berilah kami selalu kesehatan dan kebahagiaan, Amieeeen...


from the desk of Yanti 16.38 at 060911

Kamis, 11 Agustus 2011

11 Agusutus 2011

Jujur nih hari ini kok lg males melakukan apapun ya...
semoga kekhawatiran gw ga terbukti...jgn sampe deh...
Cuma pengen nulis aja...


Kenapa aku sangat menyukai warna hijau dan biru
karena aku sangat suka menatap langit yang biru
dan hijaunya pepohonan di rindangnya pegunungan

karena bila aku menatap langit, hatiku akan sangat tenang dan damai
karena aku tahu nun jauh dsana diapun berbuat hal yang sama

karena bila aku menatap pepohonan di pegunungan sana
hatikupun akan sangat nyaman dan tentram
untuk menghilangkan semua kekacauan dalam hati ini

Semoga kekacauan ini cepat berlalu seiring berlalunya waktu
Cepatlah berlalu hai waktu
Agar hati ini tenang dan tdk khawatir

Semoga kekacauan ini hanya sementara saja
menjauhlah dari hidupku
Ku selalu berdoa agar diriku sembuh
dari semua kekacauan ini

Please avoid me... biarkan aku bernafas dari sisa2 mu
Biarkan aku bahagia dari sisa perasaan2mu
Biarkan aku dsini dgn semua kenangan indah dan masa depan bahagiaku


From desk of Yanti 15.02 11.08.2011

Selasa, 02 Agustus 2011

4 Alasan Wanita Sulit Lupakan Mantan Kekasih

Meskipun sudah berpisah cukup lama, namun bayang-bayang mantan kekasih masih sangat jelas. Apa alasan yang membuat wanita sulit melupakan sang mantan?

Sering memikirkan mantan kekasih, belum tentu menjadi tanda Anda masih memiliki perasaan cinta terhadapnya. Ada alasan lain selain faktor 'cinta'. Dirangkum dari SheKnows, empat alasan ini yang mungkin melatarbelakangi Anda masih memikirkannya:

1. Masih Butuh Penjelasan
Terkadang wanita tidak puas dengan penjelasan sang mantan saat hubungan mereka berakhir. Masalah yang mengganjal itulah membuat banyak wanita masih memikirkan mantan kekasihnya. Semakin mencari tahu apa penyebabnya, semakin Anda terobsesi dengan sang mantan.

2. Masih Memendam Amarah
Tidak terima akan keputusan mantan atau masih marah dengan sikapnya, justru berdampak pada semakin sulitnya Anda melupakan dia. Rasa marah dan dendam bukan malah membuat Anda menjauh, justru sebaliknya. Hal tersebut terjadi karena Anda masih belum terima atas tindakannya. Untuk itu, belajarlah untuk memaafkan dan melupakannya.

3. Menghantam Ego Anda
Ketika Anda tahu bahwa si dia ingin putus dari Anda, mungkin dapat menghantam ego Anda. Meskipun alasannya sudah jelas, tetap saja hal ini terkadang sulit diterima. Anda masih diliputi oleh ego yang kuat. Jika harus berakhir, itu bukan sebuah kesalahan dan tidak semestinya Anda merasa rendah diri.

4. Tidak Bisa Menerima
Jika Anda terbiasa mendapatkan semua yang diinginkan dan terbiasa mengontrol, maka ketika mengetahui bahwa Anda diputuskan, akan terasa sangat menyakitkan. Anda menganggap dia tidak berhak memutuskan sebelum mendapat persetujuan dari Anda. Jadi mulailah belajar untuk menurunkan keegoisan dan belajarlah untuk tidak selalu menjunjung kebutuhan dan keinginan Anda di atas segala-galanya.


Nice Artikel...beneeeeer bgt, bener2 kaya kisah gw bgt :(

Senin, 01 Agustus 2011

Pelangi

Saat ku menatap pelangi ku melihat harapan.
Dibalik setiap harapan terdapat perbedaan.
Mengajarku bertapa indahnya sebuah perbedaan.

Tuhan yang sama, Dia disembah dengan cara yang berbeda.
Tuhan yang sama, Dia disebut dengan berbagai nama.
Tuhan yang sama, Dia yang selalu mengajarkan untuk saling bergandengan tangan.
Tuhan yang sama, Dia merindukan ada perdamaian di bumi.

Lalu, mengapa aku harus mencari-cari kesalahan di dalam perbedaan bila semuanya telah terlihat indah sebagaimananya?

Kurasa, aku hanya ingin memilih untuk menjaga perbedaan, daripada membuatnya terpecah.
Aku hanya ingin perdamaian. Aku hanya ingin ketenangan. Aku hanya ingin melihat senyuman.

Karena, aku melihat Tuhan dalam setiap perbedaan dan terlihat indah seperti pelangi.

Terima kasih TUHAN.

*Selamat Puasa! *

Catatan Sihijau