Jumat, 15 April 2011

Cara Cari Cuti untuk Jalan-jalan

Salah satu hal yang bikin saya iri terhadap para pekerja di negara-negara Barat adalah banyaknya jumlah cuti yang mereka terima. Di luar libur akhir tahun dan cuti tahunan, mereka juga mendapatkan libur musim panas.

Sehingga seorang pekerja di Perancis, misalnya, bisa mendapatkan cuti total lima minggu dalam setahun.


Sementara itu, kita di Indonesia rata-rata cuma punya jatah 12 hari per tahun, itupun sering dipotong cuti bersama. Beberapa kantor malah memberlakukan sistem pro rata. Tiap bulan kita dijatah satu hari cuti. Jadi kalau mulai masuk kerja Januari dan mau cuti di bulan Maret, kita hanya punya jatah tiga hari.

Belakangan, beberapa kantor tidak lagi memperbolehkan kita menabung cuti di luar periode yang ditetapkan (biasanya setahun). Jatah cuti yang tidak digunakan di tahun bersangkutan akan hangus. Tapi bukan berarti kita tidak bisa jalan-jalan dalam waktu yang lama.

Waktu saya jadi "mbak-mbak kantoran", saya pernah cuti hampir sebulan sampai bikin iri teman sekantor.

Berikut beberapa trik bagaimana cara mendapat liburan lama:

Maksimalkan "tanggal merah"
Biasanya mendekati akhir tahun kita sering menerima email yang di-forward tentang daftar hari libur nasional tahun berikutnya. Nah, mulailah cek di bulan apa terdapat banyak hari libur. Apakah hari-hari libur itu berdekatan sehingga bisa kita manfaatkan dengan mengambil cuti di antaranya?

Kita bisa juga mencari hari libur yang menghasilkan "harpitnas" lalu cepat-cepat ajukan cuti di tanggal itu sebelum rekan kerja lain mendahului.


Menghemat cuti
Usahakan memulai perjalanan liburan di sore atau malam hari di hari terakhir kerja. Selain memperpanjang waktu liburan di tempat tujuan (karena hari berikutnya kita punya seharian waktu di sana), kita juga jadi hemat cuti.

Untuk meninggalkan kantor beberapa jam lebih cepat kan bisa minta izin — jadi jatah cuti aman. Kalau masih kuat, kita bisa juga pulang pada Senin subuh dan langsung bekerja. Sehingga hari Senin tidak perlu cuti.


Menambah jatah cuti
Memangnya bisa menambah jatah cuti? Bisa, asal tahu caranya. Di sebagian kantor, bekerja lembur hari Minggu atau libur bisa diganti jatah cuti. Kalau kantor Anda tidak memberlakukan kebijakan itu, pandai-pandailah bernegosiasi dengan atasan. Jadi, mulai sekarang rajin-rajin deh mengajukan diri lembur di saat orang lain leyeh-leyeh di rumah.


Cermat melihat peluang
Yakinlah bahwa hubungan kerja adalah "human business" dan segala sesuatu bisa dinegosiasikan. Selain kenaikan gaji dan pangkat, performa kerja yang baik juga meningkatkan bargaining power kita, termasuk dalam hal cuti. Saat beban kerja membludak, jangan ragu mengajukan diri untuk mengambil alih pekerjaan rekan yang tidak masuk karena sakit.

Atau kita bahkan bisa bekerja rangkap karena ada rekan kerja yang keluar dan belum ada gantinya. Saat beban menurun, Anda bisa menghadap ke atasan untuk meminta cuti tambahan sebagai "upah".


"Memanfaatkan" libur bersama
Penerapan libur bersama oleh pemerintah ada plus minusnya. Plusnya jelas kita punya hari cuti dan "terpaksa" libur. Minusnya, libur itu diambil dari jatah cuti yang sudah sangat sedikit. Kalau memang kita punya rencana untuk jalan-jalan di saat itu, ya tidak masalah. Kalau tidak?

Lagi-lagi dibutuhkan negosiasi dengan atasan. Ajukanlah "proposal" untuk bekerja saat libur bersama dan mintalah tambahan cuti sebagai gantinya. Tentunya proposal Anda harus masuk akal dan tidak membebani kantor. Misalnya ajukan diri untuk melakukan market survey dan membuat laporannya selama libur.

Rabu, 13 April 2011

No Idea

Bener2 jd ga ada ide nih, berantakan semua deh planningku gara2nya, knapa sih mesti ikut2 an, coba kalo ngga ikut2 an hr senin 18 april gw bisa bebas dr kalian, terutama hati n Jiwaku mgkn bisa lebih tenang... tidak usah berbuat kebaikan kalo tidak ada ketulusan, masa berbuat kebaikan pake disuruh dulu seeeh... hmmm mesti gmana nih skrg, remove ga ya? hadeeeuh...lier deh, dr pd lier mending jln2 yuuuk ke Dumer, liat photo sessionnya MURAD...bye my desk, i'll miss u, tomorrow i'll be back...

Tanda-tanda Kulit Mulai Mengalami Penuaan Dini

Setiap orang terutama perempuan tentunya tidak ingin mengalami penuaan dini. Malah siapa pun orangnya, meski usia sudah berumur atau bahkan memasuki usia senja, masih menginginkan penampilan masih tetap muda. Bagaimana tanda-tanda kulit mengalami penuaan dini dan bagaimana cara mencegahnya?

Proses penuaan memang tak ada siapa pun yang dapat menahannya. Proses alamiah ini terjadi pada siapa saja, baik lelaki maupun perempuan. Tapi beberapa faktor luar terutama lingkungan dapat menyebabkan kulit mengalami penuaan dini.

Radikal bebas seperti paparan sinar matahari, stres dan pencemaran lingkungan menyebabkan penuaan kulit dini. Faktor-faktor lain seperti merokok, alkohol dan pola makan yang buruk juga berkontribusi terhadap kerusakan kulit prematur.

Jika faktor-faktor ini digabungkan, kulit kehilangan cahaya dan kemudaannya hingga mulai menunjukkan tanda-tanda fisik dari penuaan dini.

Berikut beberapa tanda penuaan dini yang terlihat di kulit, seperti dilansir Livestrong, Kamis (14/4/2011), yaitu:

1. Muncul bercak hitam atau Age spot atau liver spot
Liver spot yang juga dikenal dengan age spot merupakan bercak-bercak hitam yang muncul pada penuaan kulit.

Menurut National Institutes of Health, age spot biasanya terjadi pada orang yang sering berada di bawah sinar matahari. Age spot biasanya muncul di lengan, punggung, dahi wajah, tangan dan bahu (daerah yang mudah terkena matahari).

Selain menimbulkan bercak-bercak hitam atau age spot, penuaan dini juga sering menunjukkan adanya kelainan pigmen, terutama di kulit wajah.

2. Tekstur kulit kasar
Kulit kering dan kasar juga merupakan tanda umum yang dialami saat kulit mengalami penuaan dini. Ketika kulit terlalu sering terpapar matahari, kolagen dan elastin kulit akan rusak.

Kolagen berfungsi memberikan kekuatan dan elastisitas kulit, sedangkan elastin membuat kulit kencang dan fleksibel. Sebagai akibat dari kerusakan sinar matahari, kulit menjadi kering dan kasar.

3. Pori-pori membesar
Pembesaran pori-pori juga terkait dengan penuaan kulit dini. Seiring bertambahnya usia, pori-pori tumbuh lebih besar karena penumpukan sel kulit mati di sekitar pori-pori.

Pembesaran pori-pori dapat dikurangi dengan pengelupasan kulit secara teratur.

4. Tentu saja tanda yang mudah dikenali adalah keriput, kerut dan kendur.
American Academy of Dermatology melaporkan bahwa keriput disebabkan oleh paparan sinar matahari dan kerutan yang intensif oleh merokok.

Paparan radikal bebas menyebabkan kerusakan DNA kulit dalam membran sel. Akibatnya, kolagen kulit dan elastin turun dari waktu ke waktu, hingga kulit mulai merosot dan kehilangan elastisitasnya.

Bagaimana cara menghindari penuaan dini?

Upaya untuk mempertahankan awet muda berarti menghindari atau tepatnya menghambat atau memperlambat proses penuaan dini. Melalui antioksidan, proses penuaan dapat diperlambat jika antioksidan lebih kuat dari radikal bebas.

Memperlambat proses penuaan dini dan agar tetap mempertahankan kemudaan dapat diperhatikan beberapa hal di bawah ini:


1. Mengurangi kontak langsung dengan sinar matahari. Payung atau topi dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kontak langsung antara tubuh dengan sinar
2. matahari.
3. Menghindari rokok
4. Menghindari polutan seperti udara kotor, asap kendaraan, debu yang diterbangkan angin, dll.
5. Jika kulit terlampau kering, sering-seringlah minum. Penggunaan pelembab seperti moisturizing untuk kulit sangat disarankan.
6. Tetap berpikiran positif
7. Hindari mengerutkan dahi, cemberut, marah, atau mengumbar emosi.
8. Upayakan posisi tidur ideal seperti telentang dan jika mungkin hindari bantal.
9. Biasakan dengan pola hidup sehat, olahraga teratur, tidur yang cukup.
10. Asupan gizi, perbanyak sayur dan buah sebab kedua jenis makanan ini kaya akan antioksidan.
11. Apabila diperlukan mengonsumsi suplemen antioksidan.

Atasi kulit kendur pasca melahirkan

Setelah melahirkan banyak wanita yang mengeluhkan kulit kendur, terutama di area sekitar perut. Namun dengan perawatan yang tepat kulit yang kendur bisa menjadi lebih kencang.

Pasca melahirkan kita kerap disibukkan dengan berbagai hal baru sebagai ibu. Kini si Kecil pun menjadi prioritas baru kita. Bagaimana tidak, setelah sembilan bulan mengandungnya kini kita dapat menatap langsung matanya dan menggenggam jemari mungilnya, rasanya semua pengalaman saat kehamilan dan persalinan lunas terbayarkan.

Namun dibalik semua kebahagiaan sebagai ibu, banyak wanita kerap mengeluhkan bentuk tubuh yang tidak seindah dulu dan kulit yang kendur. Bentuk tubuh sangat berkaitan erat dengan kandungan lemak, distribusi lemak di kulit, maupun distribusi lemak dalam cairan tubuh. Sementara kulit perut yang kendur berkaitan erat dengan otot perut yang belum pulih pasca persalinan, kandungan lemak pada kulit, dan elastisitas kulit itu sendiri.

Sebenarnya dengan perawatan tepat hal ini dapat diatasi, sehingga kita dapat menjalani peran sebagai ibu dengan nyaman dan tetap tampil prima. Kita dapat menggunakan jamu tradisional, atau jika ingin praktis dapat menggunakan krim pengencang kulit khusus pasca persalinan, atau mengkombinasikan keduanya. Sebaiknya pilih krim dengan kandungan bahan alami yang mengencangkan kulit dengan aman dan mengandung cukup moisturizer guna memperbaiki tekstur kulit.

Tips mengencangkan kulit dan mengembalikan bentuk tubuh secara nyaman:


* Bila melahirkan secara normal gunakan stagen dan gurita hanya selama dua minggu setelah persalinan. Selebihnya cukup gunakan korset celana yang menutupi seluruh perut. Hal ini dimaksudkan untuk melatih otot perut sehingga proses pengencangan kembali dapat lebih cepat
* Lakukan olahraga ringan yang menyenangkan, seperti yoga dan senam ringan, jalan pagi bersama si Kecil sambil mendorong trolinya pun dapat dijadikan alternatif
* Banyak minum air putih. Selain mencegah dehidrasi air juga bermanfaat untuk mempertahankan kelambaban kulit.
* Perbaiki kualitas makan. Makanlah dengan pola teratur, agar porsi makan dan nafsu makan dapat terkontrol. Ganti kebiasaan mengemil gorengan dan makanan kecil yang kurang sehat dengan buah, yogurt, dan buah kering yang lebih sehat
* Untuk membantu proses penghancuran lemak pada lapisan epidermis kulit, dan mengembalikan kekencangan kulit pasca persalinan gunakan Cussons First Years New Mum Intensive Body Firming Cream :
o Conjugated Linoleic Acid (CLA), berfungsi mengencangkan kulit dan mencegah terakumulasinya lemak baru
o Caffeine, Paulina Cupana Seed Extract dan Carnitine yang mengencangkan kulit dan menstimulasi pembakaran lemak berlebih di lapisan kulit
o Cocoa Butter dan Olive Oil, yang merupakan moisturizer alami yang menghaluskan kulit, mengembalikan kekenyalan dan memperbaiki tekstrur kulit
o Dengan formulasi yang telah lulus uji klinis oleh Dermatolog dan parfum lembutnya yang memberikan sensasi relaksasi

Jangan lupa, waktu terbaik untuk mengoleskan krim adalah segera setelah mandi, karena pada saat ini kulit dalam kondisi bersih dan lembab

Enam Langkah Membunuh Cemas

Rasa cemas seringkali datang tanpa terduga. Bukan hanya membuat perasaan tak tenang, kekhawatiran berlebihan yang tak kunjung reda bisa mengganggu kesehatan. Mulai dari mulut kering hingga peningkatan denyut jantung yang bisa memicu efek mual dan serangan panik.

Menghindar dari kecemasan bukan perkara mudah. Tapi, rasa tak nyaman itu bisa diredam dengan sejumlah cara, seperti dikutip dari laman Shine berikut.

1. Spa
Relaksasi ini bisa mengalihkan pikiran dari rasa khawatir. Tak harus dilakukan di salon dengan biaya mahal, spa bisa dinikmati di rumah. Banyak panduan spa melalui CD atau DVD yang bisa diikuti di rumah.

“Hanya butuh beberapa menit mendengarkan petunjuk narator, suara yang menenangkan, yang mendorong saya untuk mengelilingi diri dengan kekuatan, sebelum aku benar-benar tidak merasa tenang dan tidak terlalu khawatir,” demikian tulis ahli pengobatan alternatif Sara Altshul.

2. Makan mangga
Menurut peneliti dari Jepang, tindakan sederhana mengupas, mengiris, dan makan mangga, bisa membantu mendinginkan kekacauan otak. Mangga mengandung senyawa yang disebut linalool. Penelitian yang dipublikasikan dalam edisi terbaru Jurnal Pertanian dan Pangan Kimia mengungkap, menghirup bau makanan kaya linalool, termasuk basil dan lemon, membantu mengatasi stres dan rasa cemas.

Cobalah membuat jus mangga dengan tambahan 2 sdm madu, 1/2 cangkir perasan jeruk, dan 1/2 cangkir plain yogurt dengan beberapa kubus es batu untuk meredakan cemas dan stres.

3. Menulis catatan pribadi
Carol Kryder, PhD, seorang psikolog klinis dan ahli kesehatan mental untuk JustAnswer.com mengatakan, menulis bisa menjadi kunci untuk mengusir emosi negatif.

Catatan harian bisa menjadi media untuk mengendalikan pikiran. Jangan hanya menuliskan kecemasan, tapi coba berkhayal untuk menuliskan langkah antisipasi mengenai hal buruk yang mungkin terjadi.

4. Rangsangan karet gelang
Vandana Bhide, MD, seorang internis dalam praktik kejiwaan di Florida menawarkan terapi ringan untuk mengatasi rasa cemas berlebih. “Pasang karet gelang di pergelangan tangan dan hentakkan kareta secara perlahan ke permukaan kulit setiap kali rasa itu muncul,” katanya. “Ini akan mengingatkan diri untuk mengarahkan pikiran.”

5. Kunyah cokelat
Mengonsumsi cokleat bisa membantu meredakan rasa khawatir. Penelitian yang diterbitkan tahun lalu dalam Journal of Proteome Research, mengungkao, mereka yang makan satu ons cokelat hitam setiap hari selama dua minggu mengalami penurunan hormon stres dalam tubuh.

Menjaga hormon stres tetap seimbang dapat membuat Anda lebih siap untuk menghadapi kekhawatiran dan membantu Anda menangani masalah kehidupan yang tidak stabil. Jika Anda benar-benar ingin meredakan rasa khawatir disarankan memilih dark chocolate yang kaya antioksidan.

6. Yoga
Banyak studi yang menghubungkan antara kebugaran dan kondisi kejiwaan. Pelatih Kebugaran asal Florida, Equinox Kalicinski Sylvia, mengatakan yoga adalah latihan terbaik yang membantu mengontrol rasa cemas.

“Yoga mengajarkan Anda cara bernapas saat mengahadapi kesulitan, mengarahkan pikiran dan energi sementara menjadi lebih sadar akan reaksi Anda,” katanya. “Yoga adalah alat yang membantu Anda mengatur ulang sistem saraf dan salah satu alat paling kuat untuk melepaskan stres.”

Menghapus Trauma dgn Menulis

Apakah Anda memiliki kebiasaan menulis buku harian? Jika ya, teruskanlah! Menulis, khususnya hal-hal yang menakutkan atau membuat trauma, ternyata berdampak positif terhadap kesehatan fisik dan mental. Hal ini dikemukakan oleh James Pennebaker Ph.D., seorang profesor psikologi dari Universitas Texas.

Pengalaman John Mulligan

Sebagai seoran veteran perang Vietnam, Mulligan kenyang dengan pengalaman pahit. Enam tahun lalu ia seperti orang yang hilang akal, hanya berkeliaran tanpa tujuan di San Fransisco. Bahkan teman-temannya sesama veteran Vietnam melampiaskan dendam secara serabutan. Hewan ditembaki hanya sebagai kesenangan.

Untungnya Mulligan tertarik mengikuti pelatihan menulis bagi veteran yang dipimpin oleh penulis terkenal: Maxine Hong Kingston. Di awal pelatihan Mulligan menulis pengalamannya yang mengerikan selama perang. Selanjutnya ia semakin yakin bahwa pengungkapan rasa takut dan cemas melalui kata-kata dapat menjernihkan pikiran dan meningkatkan semangatnya. Mulligan meninggalkan pelatihan dengan rasa senang, tanpa ketakutan yang senantiasa menghantuinya. Kini ia adalah seorang novelis yang bersemangat.

Dampak Menulis terhadap Kesehatan Fisik

James Pennebaker, Ph. D., telah melakukan belasan penelitian yang melibatkan berbagai kalangan: pelajar, ibu rumah tangga, mahasiswa bahkan narapidana. Umumnya mereka merasa lebih bahagia dan sehat setelah menuliskan kenangan pahit yang menyebatkan trauma mendalam.

Menulis tidak saja berdampak pada kondisi emosional. Dari penelitian Pennebaker di tahun 1988 yang berjudul Journal of Consulting and Clinical Psychology ditemukan bahwa sel T-lymphocite, yakni sel yang mengindikasikan bekerjanya sistem kekebalan tubuh, meningkat jumlahnya enam minggu setelah para mahasiswa melampiaskan stresnya melalui tulisan. Penelitian lainnya juga membuktikan banyak pasien semakin jarang berkunjung ke dokter dan skor tes psikologinya meningkat setelah mengikuti terapi menulis.

Bahkan Joshua Smyth, Asisten Profesor dari North Dakota State University, memberikan pernyataan yang lebih spesifik: menulis pengalaman buruk atau stres menghilangkan gejala asma dan rematik (rheumatoid arthritis). Ia melakukan penelitian terhadap 70 orang penderita asma dan rematik. Ke-70 pasien ini dibagi dalam dua kelompok. Yang pertama diharuskan menulis pengalaman pahit atau menyedihkan selama 20 menit dalam tiga hari berturut-turut. Kelompok lainnya (37 orang) menuliskan rencana kegiatan sehari-hari.

Setelah empat bulan ditemukan fakta menarik. Empat puluh tujuh persen pasien yang menulis pengalaman buruk mengalami perkembangan yang signifikan. Pasien rematik berkurang rasa sakitnya dan kapasitas paru-paru pasien asma meningkat. Sementara hanya 24% pasien dari kelompok kedua mengalami kemajuan. Hasil penelitian ini dipublikasikan 14 April 1999 dalam Journal of Consulting and Clinical Psychology.

Meskipun demikian para ilmuan belum dapat memastikan dampak menulis terhadap kondisi kesehatan. Jawabannya, menurut Pennebaker, mungkin terletak pada hubungan yang masih misterius antara stres dan penyakit. Tapi dari berbagai penelitian dapat dibuktikan bahwa stres berkepanjangan dapat melemahkan sistem kekebalan, memberi peluang timbulnya penyakit jantung dan memperlemah arthritis, asma dan berbagai penyakit lainnya.

Terapi menulis mungkin saja memberikan pengaruh serupa terhadap penderita penyakit lainnya. Pennebaker dan koleganya kini sedang menerapkan menulis sebagai terapi bagi pasien infertil dan rencananya juga akan diterapkan pada penderita kanker payudara. Mereka juga masih ingin melakukan penelitian serupa terhadap para veteran dan korban pelecehan seksual.

Menulis pengalaman pahit sebagai terapi memang tidak harus memperhatikan kaidah bahasa. Tapi tetap saja tidak mudah. Bagi pelaku, hal itu bagaikan mengorek luka lama. Mulligan sendiri harus berkali-kali menenangkan diri sebelum akhirnya mampu menyelesaikan tulisannya. Tapi penulis novel Shopping Cart Soldier ini berpendapat bahwa inilah kesempatan untuk menghadapi ’setan’ yang menghantui hidupnya. Dan ’setan’ atau musuh ini tampaknya lebih jinak di atas kertas ketimbang dalam pikiran.

Selasa, 12 April 2011

Happy Birthday To Me

This is nice thirteen, nice wednesday for me...Wow..ternyata umur ku makin bertambah tua n makin berkurang jatah hidupnya, antara bahagia n sedih bedanya tipis, tp kan kita mesti menikmati jatah hidup ini dgn berusaha dan berdoa, jangan terlalu sedih dan jangan jg terlalu bahagia, karena apapun yg berlebih pastinya tidak baik n tidak bagus... Make wish dulu aah... Ya Allah berilah aku kekuatan n kesabaran utk menjadi ibu dan istri yg terbaik bagi anak dan suamiku, mulai hari ini sampai dengan nanti kita dipisahkan oleh maut...Amiiieen.

Ternyata di hari ini bnyk sekali berkah dan ucapan yg kuterima, namun ada jg cerita mirisnya bahwa seorang teman yg dulu prnh dekat tp dari dulu sampai sekarang tidak pernah ingat hari ulang tahun gw, jgn kan ngasih ucapan inget pun tidak hehe... its ok no problemo, mgkn dgn dia tdk mengingat ultahku itu merupakan jln yg sangat terbaik baginya dan keluarga, selain itu hari ini jg denger berita sedikit menyedihkan bahwa seorang teman katanya ada yg kecelakaan owh,,, semoga ga knapa2 n tdk terjadi hal2 yg tdk diinginkan, kualat atau karma entahlah...ga mo mikirin... cuma sedikit mengganggu pikiran aja...

Yang pasti hari ini adalah hari ulang tahunku di hari Rabu 13 April, semoga diriku selalu sehat, makin dewasa, makin bijak, makin ikhlas n bisa mengendalikan emosi, makin sabar menjadi ibu dari Nafis raditya Al fatih dan Istri dari suamiku tercinta, amiien...